Saturday, May 21, 2011

00:40

Posted by mutita at 1:01 AM 0 comments

itu menunjukkan jam, bukan nomor togel sodara-sodara..

hari ini saya tiba lagi di bandung, terimakasih kepada sang penjemput yang rela nyasar berjam-jam, menempuh macet jakarta di jumat sore, matur suwon sanget mas! :D

jam segini cerita saya lagi ga bisa tidur padahal mata sepet banget,, tanggung euy bentar lagi juga berangkat menuju ciamis..

dan isenglah saya menulis, daripada mengupil. sungguh itu berguna namun tak penting juga dilakukan tengah malam. pamali. *ceuk saha??*

begini,, hasil perjalanan jakarta-bandung tadi banyak menuai conversation tentang jodoh.

kadang kami, saya, dia, dan banyak orang masih bingung kalo ditanya masalah pasangan hidup.
apalagi saya.
ditanya 'kapan nikah de?'  'mana pacarnya?'  
pertanyaan rutin tiap tahun yang selalu terlontar dari bibir-bibir sesepuh yang udah pada ga sabar nimang cucu.. *padahal cucunya segudang*

lalu saya pun membahas tentang kriteria calon kami masing-masing, kebetulan sahabat sodara kakak teman saya itu adalah berbeda gender sehingga kami bisa bertukar pikiran tentang pandangan kami terhadap calon partner hidup seumur hidup.

sebenernya masalah ini pernah dibahas jaman-jaman kapan tau,, dan yaa..seperti biasa, obrolan tentang ini selalu ga pernah abis bahan cerita, ada aja yang diomongin..
saya sedikit 'kesentil' pas dia nanya "kalo kamu udah nemu orang yang sesuai kriteria kamu, dan dia ngajak kamu nikah, lalu apa lagi yang kamu cari?"

itu lah pertanyaan yang sampe detik saya bikin tulisan ini saya ga bisa jawab.
entah.
saya ga tau.

pertanyaan kedua : "dengan cara apa kamu bisa yakin terhadap seseorang"

kembali saya jawab "ga tau."

dari jawaban-jawaban ga tau itulah saya mulai mikir dan nanya ke diri saya sendiri..
"what are you looking for mut?"

ketika sudah ada orang yang menurutmu sesuai dengan apa yang kamu inginkan, dan dia pun sudah mengutarakan niat baiknya, dan memberikan segala kata-kata dan sikap untuk membuatmu yakin, kenapa kamu makin ragu?

ketika dia hampir selalu bersikap manis dan baik, kenapa kamu membalasnya dengan perkataan yang kasar dan tajam?

ketika dia amat teramat yakin bahwa kamulah yang terbaik, kenapa kamu masih merasa bahwa ada yang lebih baik dibanding kamu?


jawaban saya :

saya tidak ingin dijadikan tumpuan harapan dan ekpektasi lebih dari orang lain, sampai-sampai orang tersebut menutup mata untuk melihat banyak hal yang lebih baik disekeliling dia

jujur, kebebanin banget *buat saya mah ya,,ga tau kalo yang laen mah*.. ketika kamu jadi harapan banyak orang sementara kamu sendiri sadar kamu mungkin tidak bisa memenuhi harapan orang-orang tersebut diatas dengan seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya *ga nyambuuung*

mmm.. jd gini maksudnya, saya paling ga suka pas orang ngarep-ngarepin saya banget, padahal saya sendiri tau kalo saya ga bisa berbuat banyak seperti apa yang orang itu minta. apa yah? jadinya saya melakukan sesuatu tersebut karena terpaksa dan dibawah tekanan. 
contohnya kaya gini deh, temen lagi ngidam baso cipaganti, trus ngarep bgt saya bisa bawain pesenan dia karena saya juga lagi diluar, tapi posisi saya saat itu ada di banjaran. naah,,berarti mau ga mau saya harus ke arah kota dan membeli baso itu. ato kemungkinan terburuk adalah saya beli baso yang bukan baso cipaganti.
*ngerti ga klo di asumsiin kaya begitu?? ngerti atu laah.. ngerti kan ya?? #maksa wkwk*


kalo saya bisa mendapatkan baso cipaganti, berarti saya BERJUANG untuk mendapatkan apa yang menjadi keinginannya, kalo saya akhirnya membeli baso yang bukan baso cipaganti, berarti saya SEOLAH-OLAH telah membeli sehingga yang sampai ke teman saya hanya baso cipaganti PURA-PURA. dan sebisa mungkin saya HARUS BEREKSPRESI kalo itu adalah benar-benar baso cipaganti.

berat mana menurut kamu??
kalo kata saya lebih berat membeli baso tiruan, *naha jadi ngabahas baso ieu teh?*

balik ke topik, intinya adalah ketika kamu diharapkan menjadi sesuatu dalam kehidupan orang dan kamu belum siap untuk menjadi sesuatu itu, kamu akan memilih untuk berusaha menjadi sesuatu itu dengan risiko waktu yang lebih lama dan membuat kamu juga orang yang mengharapkan kamu menunggu, juga mungkin setelah tiba waktunya ternyata kamu masih belum bisa menjadi yang orang itu harapkan, atau kamu segera menyatakan kesiapan untuk mengubah diri secara segera tapi pada akhirnya orang itu akan tau kalau kamu hanya berpura-pura untuk membuat dia bahagia saat ini dan tidak untuk masa nanti.

kedua pilihan punya satu risk yang sama : sakit hati.

pilihan pertama : ketika kamu sedang berjuang untuk menjadi sesuai dengan apa yang orang harapkan, orang tersebut menemukan apa yang dia cari dan itu bukan kamu. apa yang terjadi? kamu sakit hati. begitupun sebaliknya, ditengah proses perjuangan kamu menemukan hal yang lebih baik, yang jauh membuat kamu merasa nyaman. apa yang terjadi? sakit hati. tapi dia yang sakit.

pilihan kedua  : kamu sakit karena setiap waktunya harus berpura-pura menikmati apa yang sudah kamu jalanin sekarang. sudah menjadi apa yang orang harapkan padahal kamu belum siap sama sekali. dan ketika orang itu tau kalo kamu selama ini hanya seolah-olah, hanya sekedar sikap untuk membuat dia bahagia, dia yang sakit.

terus harus gimana??

ga harus gimana-gimana.
just ask God, follow your heart.
jika sudah telanjur memilih, berusahalah untuk membuat pilihanmu itu baik.
baik bagimu, baik baginya,

tapi ketika kamu harus memutuskan untuk menyudahi pilihanmu,
pikirkan risiko yang harus dia tanggung. bukan kamu.
kamu kuat sedang dia tidak sekuat kamu.
satu hal yang menjadi pelajaran, jangan pernah biarkan orang berharap terlalu banyak. karena harapan yang terlalu besar akan terasa sangat sakit ketika tidak terpenuhi. dan menjadi beban tersendiri bagi orang yang diharapkan.

berikut kata-kata dari sahabat sodara kakak teman saya :

Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau itu hanya akan menghancurkan perasaannya.Jangan pernah menatap matanya jika semua yang kamu lakukan hanya bohong.Hal yang paling kejam adalah membiarkannya jatuh cinta sementara kamu tidak mencintainya.

bener-bener nonjok muka saya.
ketika (mungkin) segala sikap saya membuat orang berharap terlalu banyak bahkan sampai lupa kalau ada orang lain yang jauh lebih bisa memberikan dia kebahagian melebihi apa yang sudah dia beri.

sakit dan sedih kalau tau kenyataan bahwa apa yang kita pengen ga sesuai sama apa yang kita dapet sekarang, tapi percaya, Tuhan itu Maha segalanya, Dia yang tau siapa yang terbaik untuk hidup kita dan pasti akan memberikan yang terbaik bagi hambaNya.

saat ini maka saya pasrahkan segala urusan saya kepada Sang MahaPemberi.
Dia telah mengatur segala skenario hidup tiap orang, dan Dia lah yang mengetahui bagaimana akhirnya.
we just try to still walk and run on the right way, without knowing how the happy ending story is like.

believe.
trust.
never expect more.
no need to worries.
it's all about time that we gonna have to wait and see how beautiful Allah makes it. :)

Tuesday, May 17, 2011

duapuluhtigatahun

Posted by mutita at 11:25 AM 0 comments

tahun ini saya genap berusia 23,, diiih makin nambah aja itu angka tiap taun,, #tutupmukagelenggeleng
dan diumur saya yg sekarang ini banyak banget kejadian yang membuat saya sedikitnya mmmm..apa ya??menjadi lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak. *iya gitu?*

berada di lingkungan baru selama 7 bulan, menghadapi orang-orang baru dan berbeda, dari sifat, karakter, kebiasaan, kelebihan, kekurangan, macem-macem deh pokonya.. ada yang bikin seneng ada yang bikin sebel, ada yang pengen dipeluk tiap hari *guling tentunya*, ada yang pengen banget ditakol pake panakol bedug, huaa..memancing emosi, bikin naek darah ke ubun-ubun *perasaan keseringan nemu orang yang nyebelin ya?? hahaha*

yah begitulah, that's life.
warna-warni hidup.
sesuatu yang ga bisa dihindari tapi harus dihadapi dengan bijak *sadaaappp*

jujur sii,,selama beberapa bulan terakhir ini banyak banget cobaan yang menguras perasaan, emosi, dan pikiran,
ya kerjaan, hubungan personal, ya saya dengan diri saya sendiri.
ketika saya berusaha untuk menjadi seseorang yang profesional dalam bekerja, seketika itu juga dituntut untuk menjadi seseorang yang bukan saya. trying to be someone that always have "smiling face" . padahal saya tau banget kalo saya ga bisa ngumpetin ekspresi muka kalo lagi seneng, sedih, bete ato lg marah. tapi saya harus berasa salam kondisi muka 'baik-baik aja' *padahal mata udah bengkak kaya dipipisin kecoa*

sering banget kepikiran buat ngudahin ini semua *bukan mati bukaaann,,belom siap kalo belom waktunya *
pindah ke tempat lain yang lebih baik,
bertemu orang yang lebih baik,
tapi kadang saya lupa satu hal "apa saya sudah berusaha untuk jadi orang yang lebih baik?"

ini lah yang harus saya usahakan, kalo lingkungan saya ga bisa lebih baik, saya lah yang harus berubah jadi lebih baik.
whatever they want to say about, whatever they want to do, I am myself that nobody can't change into what they want to. saya bukan sesuatu yang bisa mereka perlakukan sesuai keinginan mereka. ada quote yang bagus 


GREAT PEOPLE TALK ABOUT IDEAS

AVERAGE PEOPLE TALK ABOUT THING

SMALL PEOPLE TALK ABOUT OTHER PEOPLE

rada nonjok saeutik tah kata-kata. di kasta mana kah kita berada?? apakah setiap harinya kita memikirkan hal-hal baru, hal biasa, ato hal ga penting? waktu di dunia ini terlalu berharga untuk dibuang. apalagi kalo cuma ikut campur urusan orang dan dengerin kata-kata orang yang cuma pengen ngejatohin kita.
hey. hidup saya, hidup kamu, ga pantes untuk itu. kita bisa dapetin yang lebih baik.

sebagai penyemangat hidup, sebagai lembaran umur baru, yuu marii kita menjadi orang yang lebih baik.
*nyemangatin diri sendiri*

-muti lagi batuk pilek-

Wednesday, May 4, 2011

3 bulanan

Posted by mutita at 4:08 AM 0 comments
saat ini saya sedang tidak bisa tidur *memaksakan untuk tidak tidur*
ceritanya saya sedang ngulik2 software yang harus saya kuasai esok hari, padahal saya baru belajar tadi sore *plis semoga otak saya ga nge-hang*

kalo lagi nulis blog, saya suka terngiang-ngiang tekad saya untuk rajin nulis blog #tekad hanyalah tekad#
dan sekarang, menjelang jam 4 subuh, saya sempatkan untuk kembali menulis.
jujur, saya kehilangan taste. hampir mirip sama orang udah pake rokok elektrik lalu mencicipi kembali si rokok konvensional *emang ada ya?*
mirip-mirip gitulah rasanya..

mmm..apa ya yg mau saya tulis?
bingung.
sejak awal taun 2011 ini, saya ngerasa banyak hal, banyak kejadian yang bikin saya reuwas kalo basa sunda-nya mah. apa ya?? never expected that I would be like this right now. bingung kan bacanya? sama..saya juga bingung.

hidup saya berubah total ketika memutuskan untuk nge - KOST.
sebuah hal perdana dalam hidup saya, sedikit norak ato mungkin kampungan,, tapi suwerr deh, ini pertama kalinya nge-kost di kota orang #iya lah, kalo di kota sendiri ngapain ngekos?#

saya yang tadinya ga pernah peduli urusan beberes-kamar-sebelum-kaya-WTC-runtuh. mulai memperhatikan kebutuhan kamar yang yaah...jadi kaya rumah temporer buat saya.
mulai beli sapu, ember, rak piring, tempat sampah, pors*ek, obat nyamuk, kamper dsb dst, sampe mba temen kantor yg kebetulan ngekos disitu juga bilang "mo beres-beres kosan apa basmi serangga??"

nah itulah masalahnya kawan, kamar yang sekarang saya tempati, udah sebulan ga ada penghuninya.. dan itu bak mandi amat sangatlah kotor hingga hitam seperti gosong. #ga usah dibayangin klo lagi makan cumi goreng tepung#
dan yang ada di otak saya untuk hal-hal sedemikian adalah BANYAK SERANGGA..yang kadang saya ga tau apa namanya atau saking saya kenal banget sama dia saya tau kedatangan dia cuma dengan mencium baunya. *weeekkss

oh oke, skip sajalah masalah serangga ini dan yaah, tepat hampir 3 bulan saya nempatin kamar yang cukup luas buat miara bayi semut. #ya ngapain juga sih ya dipiara.
sejak ngekos, semua kebutuhan yang biasanya disiapin sama bibi atau teteh, ya kita persingkat menjadi 'urusan makan memakan' menjadi tanggung jawab saya pribadi. yah tau kan yaa, saya sebenernya irit untuk urusan yang satu ini, tapi kalo lagi kumat lapernya, mungkin porsi makan saya bakal ngalahin porsi mamang beca yang abis narik dari sunter ke kalibata via grogol. #yakali masih ada beca di tengah kota

sebut saja tingkat kreatifitas saya terlalu tinggi dibandingkan anak TK nol menengah (udah lulus nol kecil tapi lagi libur semester menjelang masuk kelas nol besar).
Tau kan dus bekas beli kertas 5 rim? naah dus itu saya bawa kekosan lalu kemudian saya bersihin, saya sampul sekelilingnya pake kertas kado, lalu kemudian tutupnya saya sampul juga, ujung-ujungnya emang sengaja ga dirapihin, dibuat serupa taplak.
saya isi dus itu dengan berbagai cemilan masa kini dan tentu saja roti beserta kawanan pelengkapnya.
lalu dus itu saya beri nama 'dus cadangan makanan musim semi'. brilian bukan? *pasang kacamata item
yaa lumayan aja sih, irit tempat dan biar ga disemutin juga, jadi buat elo-elo yang ngekos, tolong dimanfaatkan sekecil apapun benda yang berharga disekitar anda. :D

mahakarya 'dus cadangan makanan musim semi'
*yg ada gelas oranye*

oh udah menjelang subuh. udahan dulu. besok ngantor, harus mandi, ga lucu aja kalo besok tidur sambil mandi atau mandi sambil tidur. sip oke?
yudadah markidur. selamat malam. salam gang remaja
 

write. read. stories. Template by Ipietoon Blogger Template