gagal medcheck
damn! speechless.
ketika tau tahapan ini gagal, yang timbul pertama kali adalah pertanyaan : gue sakit apa?
can you feel that? gagal di tahapan ini adalah yang pertama kali gue alamin. kenapa sih badan gue? ada yang salah? sakit apa?
banyak lagi pertanyaan yang seliweran di otak dan jujur aja, malem itu pas tau gagal nangis sejadi-jadinya.
baru inget ketika, Kazi jg minggu kemaren nelpon dan dia gagal di medcheck, but he knew the problem. Me? I have no clue.
malem itu ya akhirya curhat lah sama dia, via BBM tentunya karena kalo nelpon gue udah ga bisa ngomong dengan jelas, campur aduk antara aer mata dan ingus.
intinya sih ya berusaha menenangkan, sama persis dengan apa yang gue lakukan di minggu kemaren. bedanya adalah, gue over sensitif karena ga tau masalahnya dimana.
rasa sakitnya, terlebih pas inget perjuangan tes. udah tahap kesekian, menuju akhir, dan gagal. sesek rasanya. dan menyesali kenapa sih gagal ditahap ini? kenapa kalo ini emang bukan rejeki gue, gagalnya pas udah tahap lanjut? kenapa ga dari awal?
haaaah!!
ya sudahlah.
balik lagi ke yang namanya takdir Allah. Qodo dan Qodar.
mungkin emang nasib masih harus merantau di ibukota negara kesatuan republik indonesia, mungkin masih harus memperbaiki apa yang harus dibenerin disini.
ya. baiklah.
saya belum mati.
cuma sedikit terhenti.
Labels
- wed (4)
mutiara
mahasiswi katanya magister. 25yo. demen ujan-ujanan. ngopi. pizza-ing. sahabat kumon dan kalkulator. sotoy dalam menunjuk jalan dan arah. love to read and write. this blog it's only a little piece of my huge thankful-life. Enjoy
Saturday, March 24, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)